Kamis, 28 Desember 2017
UAS SBM kelas 3D PBSI 2017/2018
Saya Nita Yustitia R. kelas 3D menyerahkan hasil UAS , berikut saya lampirkan hasil UAS saya silakan klik disini
Jumat, 24 November 2017
Minggu, 22 Oktober 2017
Senin, 16 Oktober 2017
Kamis, 29 Juni 2017
Nita Yustitia Rahmayani (16410098) tugas pak naka pengertian hakikat, tujuan, manfaat, semarak kartini dan ngopi puisi
A. Definisi Hakikat
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, Hakikat
memiliki dua definisi, yaitu:
1. Definisi berarti : intisari atau dasar. Contoh :
dia yg menanamkan “hakikat” ajaran Islam di hatiku;
2. Definisi berarti : kenyataan yg sebenarnya
(sesungguhnya): Contoh : pada “hakikat”nya mereka orang baik-baik; syariat
palu-memalu, pd -- nya adalah balas-membalas, pb kebaikan harus dibalas dng
kebaikan
Pengertian Hakikat
Kata hakikat (Haqiqat) merupakan kata benda yang berasal dari bahasa
Arab yaitu dari kata “Al-Haqq”, dalam bahasa indonesia menjadi kata pokok yaitu
kata “hak“ yang berarti milik (kepunyaan), kebenaran, atau yang benar-benar
ada, sedangkan secara etimologi Hakikat berarti inti sesuatu, puncak atau
sumber dari segala sesuatu.
Dapat disimpulkan bahwa Hakikat adalah kalimat atau
ungkapan yang digunakan untuk menunjukkan makna yang yang sebenarnya atau
makna yang paling dasar dari sesuatu seperti benda, kondisi atau pemikiran,
Akan tetapi ada beberapa yang menjadi ungkapan yang sudah sering digunakan dalam
kondisi tertentu, sehingga menjadi semacam konvensi, hakikat seperti disebut
sebagai hakikat secara adat kebiasaan.
Tujuan Puisi
Setiap penulis pasti memiliki maksud
dan tujuan ketika membuat puisi. Tentunya maksud dan tujuan setiap penulis juga
berbeda-beda. Umumnya penulis membuat puisi untuk mengungkapkan isi hatinya,
dan hal-hal yang berkecamuk dalam dirinya yang tidak dapat ia sampaikan secara
lisan. Namun ada juga penulis yang membuat puisi sekadar untuk kesenangan
semata. Maksud dan tujuan tersebut seringkali tersirat (tersembunyi) dibalik
lambang-lambang dan bahasa kiasan yang digunakan penyair.
Karena puisi itu karya seni untuk
menyampaikan gagasan, maka tujuan puisi adalah dulce, (indah, manis) dan utile
( berguna, bermanfaat). Dulce berhubungan dengan muatan yang dikandung puisi,
berupa ajran, gagasan, atau pikiran.
Karya seni itu, termasuk puisi,
berupaya mengembalikan nilai-nilai kemanusiaan pada keduis teknologi dan
menyadarkan kembali manusia pada kedudukannya sebagai subjek dalam kehidupan ini.
Puisi berusaha mengembalikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkikis teknologi
dan menyadarkan kembali manusi apada kedudukannya sevagai subjek dalam
kehikdupan ini. Puisi berusaha mengembalikan stabilitas, keselarasan dan
keutuhan dalam diri manusia.
3. Manfaat Puisi
- Puisi memiliki manfaat spiritual yang sifatnya tidak langsung bagi kehidupan fisikal yang praktis. Hal ini sesuai dengan hakikat puisi ini berhubungan dengan kehidupan kebatinan dan kejiwaan manusia. Puisi mempengaruhi kehidupan manusia lewat kehidupan batin dan kejiwaannya. Lewat kehidupan kejiwaan ini puisi memepengaruhi aktivitas kehidupan fisik manusia.
- Puisi merangsang kepekaan terhadap keindahan dan terhadap rasa kemanusiaan.
Semarak kartini, itu salah satu kegiatan yang diadakan oleh Universitas PGRI Semarang, acara ini sangat menginspirasi bagi perempuan karena pada zaman yang modern ini tidak ada lagi yang namanya membeda-bedakan hak laki-laki dan perempuan, selain itu pada acara ini juga kedatangan wanita-wanita yang sangat menginspirasi dan memotivasi saya untuk lebih baik lagi, wanita itu adalah finalis Putri Indonesia tahun 2017 Megawati Prabowo dan ibu Wali Kota Semarang dan ibu rumah tangga, ketiga wanita sangatlah menginspirasi bagi semua perempuan yang berada pada acara tersebut. mereka mampu berbicara pada bidangnya masing-masing contohnya adalah Megawati, dia mampu mewakili Jawa Tengah di finalis putri Indonesia tahun 2017.
Ngopi puisi adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Hima PBSI Universitas PGRI Semarang kegiatan ini menurut saya sangatlah bagus karena pada zaman yang sudah maju ini tidak adalagi sastrawan-sastrawan yang bermunculan, selain itu dalam acara ini ada juga membedah puisi yang dibuat oleh sastrawan terkenal, dan saya berharap acara ini dilakukan setiap bulannya untuk mencari sastrawan-sastrawan muda atau bakat-bakat muda yang akan menjadi sastrawan terkenal.
Kamis, 09 Maret 2017
Hakikat Puisi
A. Definisi Puisi
Puisi merupakan salah satu karya sastra selain prosa dan drama. puisi
adalah karya sastra yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama
dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias.
menurut Herman J. Waluyo, puisi adalah karya sastra yang mengungkapkan
pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan
mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengkonsentrasian
struktur fisik dan batin.
Secara umum ciri-ciri puisi dapat disimpulkan sebagaimana berikut ini!
1. Penulisan puisi dituangkan dalam bentuk bait yang terdiri atas baris-baris, bukan bentuk paragraf seperti pada prosa dan dialog seperti pada naskah drama.
2. Diksi yang digunakan dalam puisi biasanya bersifat kias, padat, dan indah.
3. Penggunaan majas sangat dominan dalam bahasa puisi.
4. Pemilihan diksi yang digunakan mempertimbangkan adanya rima dan persajakan.
5. Setting, alur, dan tokoh dalam puisi tidak begitu ditonjolkan dalam pengungkapan.
1. Bentuknya bebas tetapi mengutamakan ekspresi jiwa.
2. Penulisannya cenderung eksperimen.
3. Tata tulis atau tipografinya mendukung keindahan.
4. Setiap kata atau bunyi diusahakan mendukung makna, membangkitkan imajinasi dan bernilai estetis (mengandung keindahan atau seni).
1. Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya
2. Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan
3. Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima
Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan. Aturan- aturan itu antara lain :
- Jumlah kata dalam 1 baris
- Jumlah baris dalam 1 bait
- Persajakan (rima)
- Banyak suku kata tiap baris
- Irama
Ciri-ciri pusi secara umum
Sebelum membahas secara detail tentang ciri-ciri puisi kontemporer maupun ciri-ciri puisi lama, sebaiknya kita semua mengetahui terselebih dahulu pengertian puisi secara umum.Secara umum ciri-ciri puisi dapat disimpulkan sebagaimana berikut ini!
1. Penulisan puisi dituangkan dalam bentuk bait yang terdiri atas baris-baris, bukan bentuk paragraf seperti pada prosa dan dialog seperti pada naskah drama.
2. Diksi yang digunakan dalam puisi biasanya bersifat kias, padat, dan indah.
3. Penggunaan majas sangat dominan dalam bahasa puisi.
4. Pemilihan diksi yang digunakan mempertimbangkan adanya rima dan persajakan.
5. Setting, alur, dan tokoh dalam puisi tidak begitu ditonjolkan dalam pengungkapan.
Ciri-ciri puisi Kontemporer
Ciri-ciri puisi Kontemporer atau Baru atau modern yang dikemukakan oleh Masduki (2011) adalah sebagai berikut.1. Bentuknya bebas tetapi mengutamakan ekspresi jiwa.
2. Penulisannya cenderung eksperimen.
3. Tata tulis atau tipografinya mendukung keindahan.
4. Setiap kata atau bunyi diusahakan mendukung makna, membangkitkan imajinasi dan bernilai estetis (mengandung keindahan atau seni).
Ciri-ciri puisi lama
Puisi lama berbeda dengan puisi-puisi lainnya, berikut ini merupakan ciri-ciri dari puisi lama, yaitu;1. Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya
2. Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan
3. Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima
Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan. Aturan- aturan itu antara lain :
- Jumlah kata dalam 1 baris
- Jumlah baris dalam 1 bait
- Persajakan (rima)
- Banyak suku kata tiap baris
- Irama
Manfaat Puisi
Sebagai
karya sastra puisi mempunyai berbagai manfaat. Kebermanfaat puisi telah
berlangsung sejak lahirnya, manfaat tersebut telah dirasakan manusia
jauh sebelumnya. Karena itu dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari
sebagai berikut :
(1) Puisi dapat menjadi arahan dalam membentuk kepribadian
(2) Dapat mengembangkan cognitive peserta didik
(3) Dapat melatih diri berimajinasi
(4) Dapat menggambarkan kehidupan manusia dan lingkungan tertentu.
(5) Dapat membangkitkan semangat heroik
(6) Menceritakan suara alam dan lingkungan manusia.
(7) Dapat membandingkan dan mengapresiasikan karya sastra.
(8) Berdasarkan pandangan penyair
(9)
Puisi memberikan motivasi bagi pembaca puisi bahwa dirinya telah
melahirkan suatu ungkapan dengan bahasa yang indah, bebas dan misteri.
(10) Melalui puisi penyair dapat menyampaikan protes sosial bagi lingkungan masyarakat tertentu.
Narasumber :
http://www.ilmu.peutuah.com/manfaat-puisi/
Langganan:
Komentar (Atom)